Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

POTENSI DURIAN DI DESA ANGKAH: MENGEMBANGKAN KOMODITAS UNGGULAN DESA

A. A. PUTU ANOM ADNYANA PUTRA 30 Oktober 2024 Dibaca 291 Kali
POTENSI DURIAN DI DESA ANGKAH: MENGEMBANGKAN KOMODITAS UNGGULAN DESA

Desa Angkah di Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, dikenal sebagai wilayah yang kaya akan potensi agrikultur, salah satunya adalah budidaya durian. Dengan iklim yang sejuk dan tanah yang subur, Desa Angkah memiliki kondisi yang ideal untuk menanam berbagai jenis durian. Komoditas durian dari desa ini mencakup beberapa varietas unggulan, antara lain durian lokal, Bawor, Musang King, dan Otong.

Pengembangan potensi ini menjadi peluang besar bagi Desa Angkah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat ekonomi desa.

  1. Durian Lokal

Durian lokal dari Desa Angkah memiliki cita rasa khas yang banyak disukai oleh masyarakat sekitar dan wisatawan yang berkunjung. Meskipun ukurannya mungkin lebih kecil dibandingkan beberapa varietas durian unggul, durian lokal ini terkenal karena rasanya yang manis dan legit. Banyak penduduk Desa Angkah yang memiliki pohon durian lokal di kebun mereka, sehingga durian jenis ini menjadi komoditas penting pada musim panen.

  1. Durian Bawor

Durian Bawor adalah salah satu jenis durian unggul yang populer di kalangan pecinta durian karena ukurannya yang besar, daging buah yang tebal, dan cita rasa yang unik. Di Desa Angkah, durian Bawor mulai dikembangkan oleh para petani karena memiliki nilai jual yang tinggi dan banyak dicari konsumen. Karakteristik durian Bawor yang mudah dikenali adalah bentuknya yang besar dan daging buahnya yang lembut dengan biji kecil. Dengan perawatan yang tepat, durian Bawor dapat menjadi salah satu daya tarik utama dalam pengembangan agrowisata di Desa Angkah.

  1. Durian Musang King

Musang King adalah varietas durian yang berasal dari Malaysia dan memiliki reputasi sebagai salah satu jenis durian terbaik di dunia. Durian Musang King ditandai dengan daging buahnya yang berwarna kuning keemasan dan teksturnya yang lembut. Di Desa Angkah, petani mulai membudidayakan durian Musang King karena tingginya permintaan dan harga jual yang menguntungkan. Musang King dikenal dengan rasa manis yang sedikit pahit, yang membuatnya sangat diminati oleh pecinta durian premium.

  1. Durian Otong

Durian Otong, atau yang juga dikenal sebagai durian Monthong, adalah varietas durian asal Thailand yang telah lama dikenal di Indonesia. Durian Otong memiliki kelebihan dalam hal ukuran yang besar dan daging buah yang tebal. Selain itu, durian Otong memiliki aroma yang lebih ringan dibandingkan varietas lainnya, sehingga sering kali disukai oleh konsumen yang baru mencoba durian. Petani di Desa Angkah juga telah membudidayakan durian Otong sebagai bagian dari upaya untuk memperluas variasi durian dan menarik lebih banyak konsumen.

Potensi Ekonomi dan Pariwisata Desa

Pengembangan komoditas durian di Desa Angkah memiliki potensi ekonomi yang besar, baik untuk pasar lokal maupun regional. Dengan berbagai jenis durian unggulan yang tersedia, Desa Angkah dapat menarik minat pengunjung untuk datang dan mencicipi langsung durian dari kebun. Selain itu, potensi agrowisata durian dapat dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata desa, terutama pada musim panen durian. Hal ini akan membuka peluang bagi masyarakat setempat untuk menjual durian secara langsung kepada wisatawan, yang tentunya meningkatkan pendapatan petani dan ekonomi desa.

Pengembangan dan Dukungan untuk Petani Durian

Untuk memaksimalkan potensi durian di Desa Angkah, dukungan dari pemerintah daerah dan lembaga terkait sangat dibutuhkan, terutama dalam hal pelatihan budidaya, pengelolaan lahan, serta teknik panen yang baik. Selain itu, penyuluhan mengenai teknik pemasaran dan akses ke pasar yang lebih luas akan sangat membantu petani untuk memasarkan produk mereka secara optimal. Dengan kolaborasi yang baik antara petani dan pihak terkait, Desa Angkah dapat menjadikan komoditas durian sebagai produk unggulan yang tidak hanya memenuhi pasar lokal, tetapi juga menjadi daya tarik wisata.

Kesimpulan

Dengan keberagaman varietas durian yang ada, Desa Angkah memiliki potensi besar untuk menjadi sentra durian yang dikenal secara luas. Potensi ini tidak hanya berdampak positif pada perekonomian masyarakat, tetapi juga membuka peluang pariwisata dan melestarikan keberagaman tanaman durian di wilayah ini. Melalui upaya pengembangan yang berkelanjutan, Desa Angkah dapat menjadi salah satu penghasil durian berkualitas dan destinasi agrowisata yang menarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk mengembangkan potensi durian di Desa Angkah!

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

93.4% Realisasi

APBDes 2025 Pelaksanaan

Rp 4.595.896.002,96 Rp 4.294.453.156,08
Pendapatan 97.51%
Realisasi: Rp 2.211.471.007,00 Anggaran: Rp 2.267.991.000,00
Belanja 89.34%
Realisasi: Rp 2.053.027.647,10 Anggaran: Rp 2.297.945.500,98
Pembiayaan 99.98%
Realisasi: Rp 29.954.501,98 Anggaran: Rp 29.959.501,98
97.5% Realisasi

APBDes 2025 Pendapatan

Rp 2.267.991.000,00 Rp 2.211.471.007,00
Hasil Usaha Desa 100%
Realisasi: Rp 11.142.000,00 Anggaran: Rp 11.142.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 792.561.000,00 Anggaran: Rp 792.561.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 78.68%
Realisasi: Rp 219.517.001,00 Anggaran: Rp 279.010.000,00
Alokasi Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 745.218.000,00 Anggaran: Rp 745.218.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 100%
Realisasi: Rp 179.400.000,00 Anggaran: Rp 179.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 99.94%
Realisasi: Rp 180.503.000,00 Anggaran: Rp 180.603.000,00
Bunga Bank 176.83%
Realisasi: Rp 7.073.006,00 Anggaran: Rp 4.000.000,00
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 100%
Realisasi: Rp 76.057.000,00 Anggaran: Rp 76.057.000,00
89.3% Realisasi

APBDes 2025 Pembelanjaan

Rp 2.297.945.500,98 Rp 2.053.027.647,10
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 92.56%
Realisasi: Rp 1.097.757.897,10 Anggaran: Rp 1.186.006.751,98
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 85.17%
Realisasi: Rp 512.453.750,00 Anggaran: Rp 601.682.750,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 90.53%
Realisasi: Rp 301.606.000,00 Anggaran: Rp 333.140.999,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 38.43%
Realisasi: Rp 22.410.000,00 Anggaran: Rp 58.315.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 100%
Realisasi: Rp 118.800.000,00 Anggaran: Rp 118.800.000,00