Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Pembangunan Jalan Usaha Tani Desa Angkah Berlanjut Tahun 2025

A. A. PUTU ANOM ADNYANA PUTRA 15 September 2025 Dibaca 214 Kali
Pembangunan Jalan Usaha Tani Desa Angkah Berlanjut Tahun 2025

Pemerintah Desa Angkah kembali melaksanakan pembangunan Jalan Usaha Tani sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan peningkatan infrastruktur desa. Kegiatan tahun 2025 ini merupakan lanjutan dari program tahun 2024 yang sebelumnya dimulai dengan pembukaan badan jalan serta pembangunan saluran irigasi.

Pada tahun 2025, pembangunan difokuskan pada pembangunan DPT (dinding penahan tanah), penutup saluran, serta pembuatan got. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memastikan keberlanjutan fungsi jalan usaha tani, terutama dalam menjaga akses yang nyaman dan aman bagi para petani dalam melakukan mobilisasi hasil pertanian.

Perbekel Desa Angkah menyampaikan bahwa jalan usaha tani ini sangat penting, karena tidak hanya memperlancar kegiatan pertanian, tetapi juga memiliki potensi untuk mendukung sektor pariwisata desa di masa mendatang. “Kami berharap jalan usaha tani ini tidak hanya membantu petani, tetapi juga bisa membuka peluang pengembangan pariwisata berbasis alam dan pertanian di Desa Angkah,” ungkapnya.

Namun, mengingat kemampuan Pemerintah Desa Angkah yang masih terbatas, pembangunan jalan usaha tani ini masih perlu untuk terus ditingkatkan. Masih diperlukan pengerjaan DPT secara menyeluruh, pengerasan badan jalan, serta pembetonan saluran irigasi, sehingga nantinya seluruh jalan usaha tani dapat rampung dan sepenuhnya bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Pemerintah Desa Angkah berkomitmen untuk terus mengupayakan pengembangan infrastruktur desa secara bertahap, dengan harapan pembangunan jalan usaha tani ini mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mendukung pembangunan desa yang

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

56.4% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 3.598.733.725,62 Rp 2.029.641.041,88
Pendapatan 66.02%
Realisasi: Rp 1.063.507.604,78 Anggaran: Rp 1.610.969.000,00
Belanja 43.22%
Realisasi: Rp 777.735.574,29 Anggaran: Rp 1.799.366.862,81
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 188.397.862,81 Anggaran: Rp 188.397.862,81
66% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 1.610.969.000,00 Rp 1.063.507.604,78
Hasil Usaha Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 3.000.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 286.959.000,00 Anggaran: Rp 286.959.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.57%
Realisasi: Rp 128.951.000,00 Anggaran: Rp 302.949.000,00
Alokasi Dana Desa 66.56%
Realisasi: Rp 440.800.000,00 Anggaran: Rp 662.261.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 79.26%
Realisasi: Rp 142.200.000,00 Anggaran: Rp 179.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 35.81%
Realisasi: Rp 62.100.000,00 Anggaran: Rp 173.400.000,00
Bunga Bank 83.25%
Realisasi: Rp 2.497.604,78 Anggaran: Rp 3.000.000,00
43.2% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 1.799.366.862,81 Rp 777.735.574,29
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 56.16%
Realisasi: Rp 628.157.574,29 Anggaran: Rp 1.118.420.856,22
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 40.46%
Realisasi: Rp 128.833.000,00 Anggaran: Rp 318.418.750,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 2.34%
Realisasi: Rp 6.345.000,00 Anggaran: Rp 270.948.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 66.680.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 57.83%
Realisasi: Rp 14.400.000,00 Anggaran: Rp 24.899.256,59