Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Kebakaran Rumah Warga Lansia di Munduk Laka, Desa Angkah, Mendapat Penanganan Bersama

A. A. PUTU ANOM ADNYANA PUTRA 11 Agustus 2026 Dibaca 3 Kali
Kebakaran Rumah Warga Lansia di Munduk Laka, Desa Angkah, Mendapat Penanganan Bersama

Angkah, Selasa 11 Agustus 2026 – Musibah kebakaran terjadi di sebuah rumah milik warga di wilayah Munduk Laka, Banjar Dinas Wanayu, Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, sekitar pukul 09.30 WITA. Rumah tersebut merupakan milik I Nyoman Sudiarsa (Pak Jiwa) bersama istrinya, yang keduanya telah lanjut usia.

Saat peristiwa kebakaran terjadi, istri I Nyoman Sudiarsa sedang berada di rumah seorang diri, sementara I Nyoman Sudiarsa tidak berada di lokasi. Kobaran api kemudian diketahui oleh warga sekitar yang segera berupaya memberikan pertolongan dan membantu melakukan penanganan awal terhadap kebakaran.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, Perbekel Desa Angkah bersama perangkat desa segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi dan situasi serta memastikan keadaan warga yang terdampak.

Dalam penanganan kejadian tersebut, turut hadir Kapolsek Selemadeg Barat bersama anggota, serta petugas PLN untuk melakukan pengamanan dan penanganan sesuai tugas dan kewenangannya. Petugas pemadam kebakaran juga sigap hadir dan melakukan upaya pemadaman di lokasi.

Selain bantuan dari unsur pemerintah dan instansi terkait, semangat gotong royong masyarakat sekitar juga terlihat dalam penanganan musibah tersebut. Warga bersama-sama berupaya membantu memadamkan api semampunya serta menyelamatkan barang-barang milik korban yang masih memungkinkan untuk diselamatkan.

Kebersamaan antara masyarakat, Pemerintah Desa, kepolisian, petugas PLN, petugas pemadam kebakaran, serta unsur terkait lainnya menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap sesama ketika menghadapi musibah.

Pemerintah Desa Angkah juga menyampaikan apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran yang telah datang memberikan penanganan, meskipun lokasi kejadian berada cukup jauh dari pusat kota. Kehadiran petugas tetap menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan dan memadamkan api serta mencegah dampak yang lebih luas.

Di sisi lain, kejadian ini menjadi perhatian bersama terkait akses dan kecepatan penanganan kebakaran di wilayah yang cukup jauh dari pusat pelayanan. Jarak yang relatif jauh dari pusat kota dapat menjadi kendala tersendiri dalam waktu tempuh ketika terjadi keadaan darurat yang membutuhkan penanganan secepat mungkin.

Untuk itu, Pemerintah Desa Angkah berharap ke depan Pemerintah Kabupaten Tabanan dapat mempertimbangkan penyediaan atau penempatan unit pemadam kebakaran yang lebih dekat dengan wilayah Selemadeg Barat dan sekitarnya. Dengan adanya unit yang lebih dekat, diharapkan waktu respons terhadap kejadian kebakaran dapat semakin cepat sehingga risiko kerugian dan dampak yang lebih besar dapat diminimalkan.

Harapan tersebut disampaikan sebagai masukan konstruktif dalam upaya meningkatkan pelayanan kegawatdaruratan dan perlindungan masyarakat, khususnya bagi wilayah yang memiliki jarak cukup jauh dari pusat pelayanan. Pemerintah Desa Angkah tetap memberikan apresiasi kepada seluruh petugas pemadam kebakaran yang telah berupaya datang dan memberikan pelayanan meskipun harus menempuh jarak yang cukup jauh.

Pemerintah Desa Angkah turut menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa keluarga I Nyoman Sudiarsa dan istrinya dan akan tetap berkoordinasi dengan dinas terkait guna mencarikan bantuan Pasca kebakaran,Terlebih keduanya merupakan warga lanjut usia. Pemerintah Desa berharap keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini serta berharap adanya dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak terhadap kondisi keluarga korban.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan, kepedulian, dan gotong royong masyarakat dalam menghadapi keadaan darurat, serta pentingnya dukungan seluruh pihak dalam memperkuat sistem penanganan kebakaran di wilayah pedesaan.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

93.4% Realisasi

APBDes 2025 Pelaksanaan

Rp 4.595.896.002,96 Rp 4.294.453.156,08
Pendapatan 97.51%
Realisasi: Rp 2.211.471.007,00 Anggaran: Rp 2.267.991.000,00
Belanja 89.34%
Realisasi: Rp 2.053.027.647,10 Anggaran: Rp 2.297.945.500,98
Pembiayaan 99.98%
Realisasi: Rp 29.954.501,98 Anggaran: Rp 29.959.501,98
97.5% Realisasi

APBDes 2025 Pendapatan

Rp 2.267.991.000,00 Rp 2.211.471.007,00
Hasil Usaha Desa 100%
Realisasi: Rp 11.142.000,00 Anggaran: Rp 11.142.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 792.561.000,00 Anggaran: Rp 792.561.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 78.68%
Realisasi: Rp 219.517.001,00 Anggaran: Rp 279.010.000,00
Alokasi Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 745.218.000,00 Anggaran: Rp 745.218.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 100%
Realisasi: Rp 179.400.000,00 Anggaran: Rp 179.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 99.94%
Realisasi: Rp 180.503.000,00 Anggaran: Rp 180.603.000,00
Bunga Bank 176.83%
Realisasi: Rp 7.073.006,00 Anggaran: Rp 4.000.000,00
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 100%
Realisasi: Rp 76.057.000,00 Anggaran: Rp 76.057.000,00
89.3% Realisasi

APBDes 2025 Pembelanjaan

Rp 2.297.945.500,98 Rp 2.053.027.647,10
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 92.56%
Realisasi: Rp 1.097.757.897,10 Anggaran: Rp 1.186.006.751,98
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 85.17%
Realisasi: Rp 512.453.750,00 Anggaran: Rp 601.682.750,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 90.53%
Realisasi: Rp 301.606.000,00 Anggaran: Rp 333.140.999,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 38.43%
Realisasi: Rp 22.410.000,00 Anggaran: Rp 58.315.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 100%
Realisasi: Rp 118.800.000,00 Anggaran: Rp 118.800.000,00